Bang Japar Jakpus Berikan APAR langsung pada Ketum Bang Japar untuk Mako Pusat

Bang Japar Jakpus Berikan APAR langsung pada Ketum Bang Japar untuk Mako Pusat

Dalam bulan K3 atau (Kesehatan dan Keselamatan Kerja) setiap kantor atau rumah, disosialisasikan minimal memiliki APAR atau (Alat Pemadam Api Ringan) untuk siaga jikalau terjadi percikan ringan yang memunculkan bahaya kebakaran.

Kali ini Markas Komando Bang Japar, di Jalan H. Saabun Nomor 20 Kelurahan Jatipadang Pasar Minggu Jakarta Selatan diberikan hadiah Gratis 2 Buah APAR oleh Bang Japar Komwil Jakarta Pusat.

Hadiah diserahkan langsung kepada Ibu Fahira Idris Ketua Umum Bang Japar dari Bang Japar wilayah Jakarta Pusat, Bang Kurnia Bang Japar Cempaka Putih Jakarta Pusat langsung menyerahkan disaksikan Danwil Jakarta Pusat Mpok Hadijah.

Fahira Idris Senator DPD RI sekaligus Ketua Umum Bang Japar mengucapkan terima kasih kepada Bang Kurnia, dan Bang Japar Jakarta Pusat atas kepeduliannya pada Markas Komando Bang Japar agar aman dan sesuai Standart Kantor ada APAR-nya.

“Terima kasih ya Abang dan Mpok, semoga kedepan kita bisa pelatihan siaga bencana, dan salahnya menggunakan APAR dan atau alat K3 lainnya”, ujar Fahira Idris.

Berikut penjelasan singkat tentang APAR.

Alat pemadam api ringan (APAR) adalah alat pemadam kebakaran portable karena bentuknya yang kecil dan praktis sehingga mudah dipindahkan dan dibawa ke mana-mana. Fungsi APAR atau alat pemadam kebakaran portable itu sendiri adalah mengatasi suatu titik api atau kebakaran yang masih dapat terkontrol.
APAR atau alat pemadam kebakaran terdiri dari beberapa jenis media seperti:
1. Dry Chemical Powder / Serbuk Kimia kering
2. Carbon Dioxide / Co2
3. Foam AFFF / Cairan Busa
4. Hallon Free / Pengganti Hallon.

APAR atau alat pemadam kebakaran portable biasanya berbentuk tabung pemadam api yang berukuran 1 (satu) Kg sampai dengan ukuran 9 (Sembilan) Kg sehingga kita bisa dengan mudah dapat menyesuaikan ukuran / jenis alat pemadam kebakaran untuk dipergunakan dimana atau luas area berapa ? Misalnya untuk ukuran 1 (satu) s/d 2 (dua) Kg biasanya dipergunakan untuk kendaraan pribadi atau kendaraan berat lainnya sedangkan untuk ukuran 3 (tiga) s/d 9 (Sembilan) Kg biasanya dipergunakan untuk ruangan yang tidak lebih dari 20m persegi.
Ada alasan mengapa APAR atau alat pemadam api ringan dibuat dengan ukuran demikian, yakni agar memudahkan orang melakukan penanggulangan dini dengan cepat dan mudah saat terjadi kebakaran. Alat pemadam api ringan sangat sesuai untuk dimiliki oleh setiap rumah demi meminimalisasi risiko saat terjadi kebakaran.

Cara Penggunaan APAR / alat pemadam kebakaran

1. Tarik pin pengaman yang berbentuk seperti kunci pada bagian APAR.
2. Peganglah tabung dan arahkan selang pada titik api.
3. Tekan tuas pegangan/katup, yang biasa terletak di atas tabung, untuk mengeluarkan isi tabung.
4. Semprotlah pada titik (sumber) api dari sisi ke sisi dengan gerakan seperti menyapu. Ingat, semprot ke sumber api bukan ke lidah api.

Alat Pemadam Api Ringan ( APAR ) harus ditempatkan di tempat-tempat yang memenuhi syarat sebagai berikut :
1. Setiap Jarak 20 meter.
2. Ditempat yang mudah di jangkau dan dilihat.
3. Pada jalur keluar arah refleks pelarian.
4. Memperlihatkan suhu sekitarnya.
5. Tidak terkunci.
6. Memperhatikan jenis dan sifat bahan yang dapat terbakar.
7. Intensitas kebakaran yang mungkin terjadi seperti jumlah bahan bakar, ukurannya, kecepatan menjalarnya.
8. Orang yang akan menggunakannya.
9. Kemungkinan yang mungkin timbulnya reaksi kimia.
10. Efek terhadap keselamatan dan kesehatan orang yang menggunakannya.

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply