Warning: The magic method Visual_Form_Builder::__wakeup() must have public visibility in /home/anandap1/bangjapar.org/wp-content/plugins/visual-form-builder/visual-form-builder.php on line 68

Warning: The magic method Visual_Form_Builder_Form_Display::__wakeup() must have public visibility in /home/anandap1/bangjapar.org/wp-content/plugins/visual-form-builder/public/class-form-display.php on line 35
Fahira Idris Pastikan hadir Reuni Akbar 212 di Monas bersama Keluarga Besar Bang Japar - Bang Japar | Kebangkitan Jawara dan Pengacara

Fahira Idris Pastikan hadir Reuni Akbar 212 di Monas bersama Keluarga Besar Bang Japar

Jakarta – Reuni Akbar 212 yang akan dihadiri Umat Islam di Monas akan menjadi sejarah terulang. Suasana di daerah semangat bergerak ke Jakarta membuat Ibukota DKI Jakarta harus semakin siap menerima umat kembali, DKI Jakarta akan menjadi tuan rumah dan akan menjadi pelayan umat kembali agar semakin bersemangat dalam menggelorakan kebersamaan Takbir.

Tujuan diadakannya Kongres Nasional Alumni 212 adalah untuk menghimpun kembali kekuatan umat Islam dalam berbagai aspek, juga mengingatkan kembali akan indahnya semangat kebersamaan dan persatuan. Tujuan khususnya konsolidasi internal seluruh elemen yang tergabung didalam Presidium Alumni 212.

Selain dari hal tersebut perhelatan kongres tentunya juga akan menyikapi kondisi politik, sosial, hukum dan berbagai perkembangan terkini di Indonesia saat ini.

Semua anak bangsa harus tahu, bahwa dewasa ini kita hampir bisa melihat masalah dan ancaman dihampir semua kehidupan. Tidaklah mungkin permasalah-permasalahan itu bisa diselesaikan oleh sebagian kelompok saja. Generasi umat Islam harus ambil peran dan memahami permasalahan yang kita hadapi secara sungguh-sungguh akan nasib bangsa dan umat Islam dimasa-masa yang akan datang.

Oleh karenanya, mengingat para pendiri bangsa Indonesia adalah para ulama maka sudah seharusnya kita harus merawat, menjaga dan mempertahankan NKRI ini.

Pada ujungnya, dengan berbagai kelalaian dan sikap abai dan tidak belajar dari sejarah, bukan tidak mungkin nasib NKRI tinggal nama. Indonesia terpecah belah menjadi negara-negara bagian dan bisa juga mengalami nasib seperti negeri melayu – Singapore yang didominasi oleh bukan etnis Melayu. Tentu ini adalah satu contoh untuk menjadi pelajaran Kyai bersama. Persisnya setahun yang lalu, peristiwa menggetarkan dunia terjadi di Jakarta. Tujuh juta lima ratus ribu bahkan lebih kawasan monas di putihkan oleh umat Islam dalam Aksi damai menuntut penista agama diadili dan menolak Ahok untuk menjadi gubernur periode kedua.
Dengan dipimpin oleh Imam besar Habib Muhammad Rizieq Shihab aksi berjalan sangat damai dan tertib. Itulah salah satu makna rahmatan lil’alamiin.

Kongres pertama Presidium Alumni 212 tidak ingin momentum itu hilang makna ditengah gerusan musuh-musuh Islam dan NKRI yang terus menerus mengancam negeri ini dengan menggunakan baju Pancasila dan kebhinekaan. Dan diujung kongres pastinya kita akan memberikan peringatan tegas kepada pemerintahan presiden Jokowi.

Kongres juga akan mengantarkan suksesi reuni Akbar 212 di monumen nasional mengingat peristiwa tahun lalu.

Banyak sekali terjadi pembunuhan karakter, Perlakuan kasar, Persekusi, bullying, penangkapan dan tindakan kriminalisasi lainnya yang dilakukan oleh rezim saat ini kepada para Alim Ulama dan para aktivis. Tetapi kalau yang melakukan ada dipihak pendukung pemerintah seolah – olah hukum melindungi. Ada apa dan kenapa? Untuk hal itu juga kami akan mempertanyakan. Dan kenapa Islam selalu dinisbatkan dengan radikalisme, terorisme dan kriminalisme.

Gagasan dan Pemikiran para Aktivis Islam juga harus diperjuangkan secara Terstruktur, Sistematis dan Massif agar dapat menghasilkan sebuah terobosan baru dalam menjaga keutuhan NKRI yang berdasarkan UUD 1945 & Pancasila, sehingga dapat mewujudkan NKRI menjadi yg berkeadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia dapat terwujud dan senantiasa mendapatkan Ridho Dari Allah SWT.

Fahira Idris Ketua Umum Bang Japar menyampaikan bahwa kesiapan dan kehadirannya di acara tersebut, insya Allah saya akan hadir dalam Reuni 212 tersebut di Monas. Anggota Bang Japar akan bertugas amankan lokasi arena agar berjalan lancar dan nyaman. Dari Kongres sampai Pelaksanaan Reuni 212 kami Bang Japar akan optimal bertugas sesuai arahan ulama.

“Ayo siapkan diri, dan pastikan diri kita hadir Reuni 212, saya akan hadir bersama keluarga besar Bang Japar baik Jawara dan Pengacara untuk bergerak menuju Monas”, Ujar Fahira.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *