
Jakarta – ormas Kebangkitan Jawara dan Pengacara (Bang Japar) dibawah Komando Ketua Umum Hj. Fahira Idris bukan hanya menjaga kampung tetapi membantu mengadvokasi warga yang membutuhkan pertolongan seperti yang dilakukan Bang Japar Kecamatan Matraman Jakarta Timur.
Imel Anak Sekolahan SMK Tirta Sari Surya (TST) yang beralamat di Jalan Kayumanis 7 Matraman Jakarta Timur, kelas 2 SMK sedang menempuh hak pendidikannya, tetapi karena faktor ekonomi yang kurang maka agar terlambat dalam pembayaran uang sekolah sebesar Rp 900.000,-. Ini adalah uang SPP selama 3 bulan yang Imel menunggak karena tergolong siswa tidak mampu, dengan SPP setiap bulan @Rp 300.000,-.
Sekolah membuat peraturan, jikalau belum bayaran maka otomatis tidak bisa ikut ujian..??
Karena itulah, Ketua Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Mpok Lita Septiani ditemani Jawara Bang Japar Fendy Ros langsung menuju sekolah SMK TSS untuk klasifikasi sekaligus berdiskusi agar imel bisa ikut ujian.
“Jikalau memang benar, anak tersebut tidak bisa ikut ujian, maka jelas sekolah melanggar hak anak mendapat pendidikan yang layak”, ujar Lita.
Lita menambahkan, alhamdulillah berkat negosiasi dan diskusi akhirnya sekolah membolehkan Imel ikut ujian, dengan syarat Imel membayar kembali dengan di cicil sesuai SPP tiap bulannya.
Lita berharap kedepan program Gubernur Baru Jakarta ini Anies – Sandi bisa segera dilaksanakan dalam Pendidikan KJP Plus, karena sekolahan bagi warga yang kurang mampu sangat terbatas.
Musa Marsabessy Danwil Bang Japar Jakarta Timur mengapresiasi mpok lita yang turun membantu advokasi warga, ini menjadi contoh untuk anggota Bang Japar lainnya di Jakarta Timur, harus ada hati dan tujuan yang kokoh dalam membantu masyarakat dalam setiap permasalahan yang masih bisa kita pecahkan. Sekali lagi saya apresiasi yang tinggi.
Ketua Umum Bang Japar Hj. Fahira Idris mendapat kabar tersebut langsung menyampaikan kepada Danwil, untuk jikalau ditemukan masalah tersebut lagi, segera kita advokasi sampai tuntas. Dan rasa bangga dan salut diberikan kepada srikandi Bang Japar Jakarta Timur khususnya Matraman.
“ini masalah ibu-ibu yang selalu muncul, dan bangga Srikandi Matraman bisa membantu kelemahan ibu-ibu kalau terbentur permasalahan kadang diam dan bingung, kedepan nanti kita arahkan dan bimbing para srikandi agar bisa semuanya berani seperti Matraman dan srikandi Bang Japar Jakarta Timur”, ujar Fahira.




