Fahira Idris Apresiasi Kegiatan Sudin Parbud Pemkot Jaktim Dalam Wisata Kunjungan Museum di Jakarta

Suku Dinas Pariwisata dan Budaya Kota Jakarta Timur kembali membuat Gebrakan Wisata Wajib Kunjungan Museum bersama beberapa Komunitas diantaranya Bang Japar, Abang None Jakarta Timur, Ikatan Alumni Universitas Trisaksi, Betawi Condet, PAPPRI, Good Guide, Dewan Kota Jakarta Timur dan beberapa penggiat Pariwisata.

Hadir dalam melepas Kegiatan diantaranya Wakil Walikota Jaktim, Anggota DPD RI Ibu Fahira Idris, Kasudin Parbud Jaktim, Dewan Kota Se-Jaktim, dan Dewan Riset Daerah.

Ibu Fahira Idris Anggota DPD RI mengucap syukur dan mengatakan rasa Bangga pada Pemerintah Kota Jaktim, khususnya Sudin Parbud dalam menggagas kegiatan Wisata Wajib Museum, dukungan penuhnya tersebut terhadap kegiatan ini disampaikan dalam melepas Peserta Wisata Wajib Museum di halaman Kantor Walikota Jaktim (28/8).

“Saya mendukung penuh program Pemprov DKI Jakarta, khususnya Jaktim dalam pengembangan Wisata Wajib Museum untuk menambah informasi keberadaan perkembangan Museum. Pak Gubernur terus mengembangkan Jakarta akan Maju Kotanya, Bahagia Warganya terasa sampai ke kampung-kampung, maka dibuat wisata murah-murah penuh makna, dan Museum di dorong untuk berbenah agar menjadi wisata untuk masyarakat Jakarta”, ujar Fahira Idris dalam sambutannya.

Uus Kuswanto Wakil Walikota Jaktim mengapresiasi Kasudin Parbud Jaktim dalam pengembangan wisata museum di Jakarta, alhamdulillah Kegiatan ini terus berlangsung, kemarin RT RW kami ajak wisata Dufan nanti berlanjut ke wilayah lainnya, kedepan Pengembangan Pariwisata akan semakin baik untuk warga Jakarta.

Musa Marasabessy Danwil Bang Japar Jaktim mengucapkan terima kasih pada Pemerintah Kota Jaktim khususnya Kasudin Parbud yang melibatkan Bang Japar dalam kegiatan Wisata Wajib Museum, alhamdulillah Bang Japar semua perwakilan Kecamatan saya ajak untuk pengembangan Destinasi Pariwisatanya.

Kegiatan berlangsung seharian dari Museum Tekstil dan Museum Bank Indonesia semua komunitas saling bertukar informasi untuk pengembangan komunitasnya masing-masing.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *