Jakarta – Ketua umum Bang Japar berpendapat dalam tidak diperpanjang TDUP Alexis, berikut pernyataannya sikapnya.
1. Pertama saya sangat mengapresiasi ketegasan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, tidak memperpanjang tidak melanjutkan Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP) Hotel Alexis dan Griya Pijat Alexis.
2. Tiga alasan yang menjadi dasar penutupan ini yaitu : Alasan pertama, berkembangnya informasi di media massa terkait kegiatan yang tidak diperkenankan dan dilarang di usaha hotel dan griya pijat di Alexis. Alasan kedua, seharusnya pengelola mencegah segala bentuk perbuatan melanggar kesusilaan dan melanggar hukum yang tersiar di berbagai media massa. Alasan ketiga, pemerintah berkewajiban mengawasi dan mengendalikan kegiatan kepariwisataan dalam rangka mencegah dan menanggulangi dampak negatif bagi masyarakat luas, sangat tepat dan memang fakta yang terjadi seperti itu.
3. Dari sini kita belajar bahwa tegas itu soal sikap dan tindakan bukan marah-marah. Mas Anies dan Bang Sandi menjadi harapan baru warga Jakarta bahwa masih ada pemimpin yang teguh memegang dan melaksanakan janji-janji politiknya saat kampanye.
4. Jujur saya tidak menyangka janji menutup Alexis bisa direalisasikan secepat ini. Karena kita tahu walau sudah menjadi rahasia umum diduga kuat ada praktik yang melanggar hukum di hotel ini, tetapi dari gubernur ke gubernur, termasuk saat DKI dipimpin Ahok, Alexis tetap gagah berdiri.
5. Ketegasan gubernur kita yang secara lantang mengatakan tidak menginginkan Jakarta menjadi kota yang membiarkan praktik-praktik prostitusi akan menjadi catatan yang akan dicatat dalam tinta emas dalam sejarah perjalanan kota ini. Selama bertahun-tahun keresahan warga atas kehadiran hotel ini akhiri segera berakhir.
6. Dengan adanya surat penolakan perpanjangan ini, artinya Alexis dilarang untuk membuka kegiatan apapun setelah izinnya habis. Secara otomatis. apabila tanpa izin maka semua kegiatan di Alexis bukan kegiatan legal. Untuk itu saya harap manajemen Alexis mematuhi keputusan ini.
7. Apa yang dlakukan Pak Anies ini bagi saya juga untuk memperingatkan pengusaha-pengusaha hiburan lain di Jakarta untuk jangan pernah coba-coba melanggar aturan hukum karena tiada ampun, izin usaha Anda akan dicabut.




