“Dulu mah enggak kepikiran, menyelenggarakan acara di kolong jembatan,” kata Sandi.

Dengan nada bangga, Sandi menyebut namanya dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
“Anies-Sandi…,” kata dia lagi.
“Dulu diundang Pak (sama) ‘Bang Japar’, di mana? Di bawah flyover. Sekarang mah gaya, di mana Pak? Di kantor Wali Kota Jaksel. Hidup Bang Japar!” ujar Sandi yang disambut sorak sorai tamu undangan.
Sandi mengaku terinspirasi dengan gerakan “Bang Japar”. Selama 9 bulan terakhir, dia melihat gerakan “Bang Japar” bisa membangkitkan semangat warga Jakarta.

Namun, sayangnya jumlah pengacara yang tergabung dalam “Bang Japar” belum begitu banyak. Dari 5.000 anggota, jumlah advokatnya hanya 500 orang.
“Untuk mencapai 20 persen, kurang 1.500 lagi,” kata Sandiaga.




