Mustari Mangkauk Sekum Bang Japar, mengajak Kita Bantu Guru Ngaji, Ulama, Kiyai, Ustazah, Guru Silat dan Para Guru semuanya

Mustari Mangkauk Sekum Bang Japar, mengajak Kita Bantu Guru Ngaji, Ulama, Kiyai, Ustazah, Guru Silat dan Para Guru semuanya

Mustari Mangkauk Sekum Bang Japar, mengajak Kita Bantu Guru Ngaji, Ulama, Kiyai, Ustazah, Guru Silat dan Para Guru semuanya

Jakarta – Alhamdulillah saat ini sudah banyak yg memperhatikan Ojol, kaki lima, dll
Lalu siapa yang memperhatikan guru-guru ngaji kita (Ustadz/ Ustadzah) yang sebulan hanya dirumah karena semua majelis taklim DITUTUP,
mereka tidak berkeluh kesah karena mereka memiliki adab dan ilmu.

Ormas Bang Japar (Kebangkitan Jawara dan Pengacara) yang terbentuknya karena mengawal para ulama, kiyai, Habib, Ustad, Ustazah, Guru Ngaji, Guru Silat dan semua para Berilmu kali ini mengajak semua lapisan masyarakat untuk bergandengan tangan kita fokuskan pikiran kita pada mereka.

Mustari Bintang Mangkauk Sekum Bang Japar berpesan, Semoga sahabat-sahabat Bang Japar juga tergerak hatinya untuk peduli terhadap guru-guru kita disekitar kita.

Ayo kita ber EMPATI PADA GURU KITA.

Mustari Bintang Mangkauk Sekum Bang Japar menceritakan, bahwa Jantungnya kini terhentak kencang saat mendengar cerita langsung, saat diberikan amanah oleh Ibu Ketua Umum Bang Japar Fahira Idris yang juga Anggota DPD RI saat memberikan Bantuan Masker, Hand Sanitizer dan Sarung Tangan untuk menjaga diri para ustadz-ustadz, guru-guru ngaji, penceramah agar selalu sehat.

“Di pelosok-pelosok ujung Jabodetabek tetap sabar menghadapi kondisi ini, mereka tidak menjerit-jerit meminta bantuan karena penghasilan kurang bahkan hilang, mereka tetap bersyukur terhadap cobaan ini dan taat terhadap ketentuan ulil amri untuk di rumah saja”, ujar Mustari dalam ceritanya.

Mustari melanjutkan Ceritanya, ada seorang ustadz yang menelepon ustadz lainnya untuk meminjam beras karena persediaan dirumah habis,
Ada ustadz yang meminjam 14 ribu rupiah hanya untuk membeli lauk makan keluarga di rumah,
Ada ustadz yang menjual dan menggadaikan barang barang mereka diam-diam untuk kebutuhan makan sehari hari keluarganya.

“MasyaALLAH.. mereka tidak meminta.. mereka lebih memilih jalan berhutang, jual dan gadai agar setelah ujian ini usai, In Sya ALLAH bisa mereka kembalikan”, ujar Mustari sambil terisak tangisnya mendengar langsung.

Tutur Mustari, Kita bisa berempati dengan para ojol yang masih punya peluang mencari nafkahnya yang berkurang. Tapi seharusnya kita harus lebih berempati dengan ustadz-ustadz yang istiqamah berdakwah dari satu kampung ke kampung lain.. dari masjid ke masjid.. dari majelis taklim ke majelis taklim yg lain.. yang hampir sebulan ini berhenti sementara bahkan tutup hingga batas yg tidak bisa ditentukan..

Kepada Sahabat muslim di perumahan perumahan.. kampung kampung.. saya mengajak untuk kita semuanya yang punya niat untuk bersedekah membantu sesamanya.. maka letakkan pertama para ustadz-ustadz tersebut pada list paling atas daftar yang akan kita sedekahkan.. tak perlu ditanya apakah mereka butuh.. karena pasti nya mereka akan menjawab Alhamdulillah.. ini adalah cobaan yg nikmat dari ALLAH Subhanahu wa ta’ala..

#AyoPeduliMereka

Bang Japar selalu bersama Para Ustad, Kiyai, Habib, Ulama, Ustazah, dan seluruh Guru Ngaji, Guru Silat dan Guru-guru kami semuanya.

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply