Anggota DPD RI Fahira Idris berikan Penghargaan Tertinggi Penanganan Covid-19 pada KPUD Provinsi DKI Jakarta.
.
Jakarta – Fahira Idris Anggota DPD RI Provinsi DKI Jakarta hari ini (20/01) bersilaturahmi ke Kantor KPUD Provinsi DKI Jakarta guna Silaturahmi pasca Pelaksanaan Pemilu Tahun 2019 yang sukses dengan Partisipasi Aktif diatas 75-80% di Provinsi DKI Jakarta.
.
Kedatangan Fahira Idris bukan tanpa sebab, karena melihat Prestasi dari KPUD Provinsi DKI Jakarta yang di masa Pandemi Covid-19 para Komisioner KPUD Provinsi DKI Jakarta terus berkegiatan dengan Beragam Inovasi yang dimilikinya.
.
“Alhamdulillah, tadi saya bertemu Ketua KPUD Provinsi DKI Jakarta Ibu Betty Epsilon Idroos di dampingi 3 Komisioner lainnya seperti Bapak Nurdin, Ibu Marlina, dan Ibu Deti Kurniawati, kita bercerita akan kondisi Parlemen, Kondisi Pemilu 2019 dan beragam cerita disaat sedang Pelaksanaan Pemilu kedepannya”, ujar Fahira Idris saat menceritakan pertemuan tadi dengan Ketua KPUD Provinsi DKI Jakarta dan Komisioner.
.
Fahira Idris menceritakan, bahwa KPUD Provinsi DKI Jakarta berhasil membuat Sekolah Anti Korupsi untuk Sekretariat dan Komisioner yang kerjasama dengan ICW. Kemudian ada Sekolah Pintar Pemilu dimana di selenggarakan untuk Publik. Dan Selanjutnya memproses 3 Anggota DPRD PAW, 2 orang Alm. PKS dan Mundur Bang Zuhdi Gerindra.
.
Pilkada kedepan rencannya sesuai UU, akan bareng 7 Kotak, tetapi baru masuk Prolegnas DPR RI nanti akan diBamuskan setelah di Baleg (Masih Tunggu). Tetapi kita prinsipnya akan siap menjalankan perintah UU.
.
Kedepan Rancangan Program KPUD Provinsi DKI Jakarta adalah Program Teknologi Informasi, Sosialisasi dan Teknis dengan Sistem Informasi Rekap wajib 1×24 Jam selesai karena Situng 0.03%. Jika ada 7 kotak maka Pemilih akan berat, kasihan anak bangsa, dan bagi pemilih bingung, penyelenggara juga karena banyak kertas. Saat ini kegiatan kita sedang Coklit data Pemilih di masing-masing wilayah menyesuainkan dengan Dinas Capil Provinsi DKI Jakarta.





