Jakarta – Ormas Kebangkitan Jawara dan Pengacara (Bang Japar) akan segera Aksi di depan Kedutaan Besar Myanmar di Jakarta pada hari Jum’at, 8 September 2017 Ba’da Jumat.
Berikut pernyataan Sikap dari Ormas Bang Japar.
*USIR DUBES MYANMAR..!!!*
Pernyataan sikap Ketua Umum Bang Japar (Kebangkitan Jawara Dan Pengacara) Hj. Fahira Idris., SE., MH Atas kekejaman pemerintah Myanmar terhadap pembantaian etnis Muslim Rohingnya.
Melihat dan mengamati perkembangan yang terjadi di Myanmar, Kami Ormas Bang Japar (Kebangkitan Jawara Dan Pengacara) berkesimpulan telah terjadi tindakan KEJAHATAN KEMANUSIAAN/GENOSIDA terhadap Muslim Rohingya, oleh karenanya kami mengeluarkan pernyataan sikap sebagai berikut :
1. Mengutuk keras perlakuan biadab pemerintah Myanmar terhadap etnis muslim Rohingnya
2. Menghimbau kepada persatuan negara-negara Asia tenggara (ASEAN) untuk melakukan tindakan tegas kepada pemerintah Myanmar
3.Meminta kepada Dewan Keamanan PBB untuk mengeluarkan Resolusi terhadap Kejahatan Kemanusiaan yang dilakukan terhadap etnis muslim di Rohingnya
4. Mendesak kepada Komisi dan Pengadilan HAM PBB untuk menyeret pemerintah Myanmar untuk diadili Pengadilan HAM PBB terkait kejahatan kemanusiaan yang dilakukan oleh pemerintahan Aung San Suu Kyi
5. Meminta kepada pemerintah, untuk mengusir duta besar Myanmar dari Indonesia
6. Mendesak pemerintah untuk memutuskan Hubungan Diplomatik dengan pemerintah Myanmar
7. Membatalkan Pemberian Nobel Perdamaian untuk Aung San Suu Kyi.
Jakarta, 2 September 2017
Ketua Umum Ormas Bang Japar (Kebangkitan Jawara Dan Pengacara).
Hj. Fahira Idris, SE., MH.
Sekjen Ormas Bang Japar
Ust. H. Eka Jaya.




