Jakarta – Ormas Bang Japar wilayah Kecamatan Kebayoran Lama Jakarta Selatan laksanakan Halal Bihalal sekaligus pengukuhan Bang Japar Kecamatan dan Kelurahan Se-Kebayoran Lama yang berlokasi di aula Masjid Jami Ni’matul Ittihad Pondok Pinang. Selain pengukuhan dilaksanakan juga halal bihalal se-kecamatan Kebayoran Lama dengan 3 (tiga) pilar dari Polsek, Danramil dan Kecamatan.

Turut hadir dalam acara tersebut, perwakilan dari Mako Pusat, Bang Marhasan, Danwil Jakarta Selatan, Sekretaris Kecamatan Kebayoran Lama, Kapolsek Kebayoran Lama, Caleg PKS Ustadz Tarsono, dan perwakilan dari Komcam Pesanggrahan.

Acara dimeriahkan oleh seni beladiri Beksi Purbakala binaan Bang Japar KLS, Lang Buwana Jaya Pondok Pinang, Troktok Peninggaran, dan marawis, dengan pembawa acara Mpo Ade dan bang Edo.

Komandan Kecamatan Kebayoran Lama H. Achmad Fauzie dalam sambutannya menegaskan bahwa sinergi antara Bang Japar Kebayoran Lama dengan tiga pilar selalu akan terwujud dan semakin kompak.

Habib Sekretaris Kecamatan Kebayoran Lama menyampaikan, “Laisasy-syadiidu bishuro’ati walakinnasy-syadiidu liman yamliku nafsahu ‘indal ghodhobi“.
Jagoan itu tidak diukur dari kemampuanya bertarung, tetapi yang sebenarnya jagoan sejati adalah orang yang tetap mampu menguasai dirinya terutama ketika sedang marah”.
“Bang Japar Kebayoran Lama harus bisa turut mendukung dan menyukseskan Asian Games 2018. Karena salah satu hotel tempat menginap tamu/atlet berada di Swissbell Hotel Pondok Indah”, ujar Habib Sekcam Kebayoran Lama.
Habib mengajak Bang Japar juga untuk menjaga kebersihan lingkungan masyarakat.

Kapolsek Kebayoran Lama mengharapkan Bang Japar dapat memberikan sumbangsih bagi bangsa dan negara.
“tugas kepolisian itu ada tiga, menegakkan hukum, mengayomi masyarakat, dan menjaga ketertiban. Mari bentengi diri kita dari tindak pelanggaran dan kriminal atau korban, Jauhi narkoba, tawuran, karena sebagian besar anak muda senang hal tersebut”, ujar Kapolsek Kebayoran Lama.

Ustadz Tarsono, dalam sambutannya menyampaikan bahwa setelah usai pemilihan gubernur muslim, maka tugas kita adalah bukan menuntut janji gubernur yang disampaikan ketika berkampanye, melainkan mengawal program dan anji Gubernur.
“Kita berdoa agar Gubernur bisa menjalankan program dengan baik dan Bang Japar harus tetap bersinergi dengan masyarakat” ujarnya.

Ada yang lain pada acara ini, yaitu penyerahan piagam penghargaan DPD RI kepada tokoh masyarakat Bapak ustadz Tarsono dan Bang Santo yang telah melaporkan penghinaan terhadap habib Rizieq.

Selanjutnya, Danwil Jakarta Selatan, Bang Marhasan menyampaikan sambutannya, musyawarah para komando di kantor Walikota Jakarta Selatan tahun lalu merekomendasikan tiga hal kepada Bang Japar pertama, mendukung ibu Fahira Idris sebagai anggota DPD RI. Kedua, menjaga kemurnian Pancasila sebagai dasar negara kita. Dan ketiga, menjaga dan menyukseskan dua perhelatan akbar, Asian games dan Pemilu dan Pilpres 17 April 2019.
“Bang Japar sebagai katalisator, bukan mencari masalah, melainkan mengatasi masalah”, ungkap Marhasan.
Marhasan berpesan untuk Jaga demokrasi kita dari anasir jahat yang ingin mencederai dan teruslah menjaga kebersamaan diantara pengurus, anggota dan lingkungan masyarakat.

Usai memberikan sambutan, Danwil Jakarta Selatan mengukuhkan Kepengurusan Komcam Kebayoran Lama dan Komhan yang sebelumnya membacakan surat keputusan Ketua Umum tentang pengukuhan Komcam dan Komhan.
Setelah pembacaan SK, pengukuhan dilanjutkan dengan membaca ikrar pengurus Bang Japar, dan penyerahan SK kepada DanCam dan Danhan.

Semoga halal bihalal ini menjadi momentum persatuan kerjasama antara komhan dengan komcam demi memajukan ormas bang Japar. Bersatu kita teguh. Bercerai kita runtuh.










