Komite II DPD RI Tinjau Lokasi Perikanan Pulau Panggang di Kepulauan Seribu.

Komite II DPD RI Tinjau Lokasi Perikanan Pulau Panggang di Kepulauan Seribu.

Komite II DPD RI Tinjau Lokasi Perikanan Pulau Panggang di Kepulauan Seribu.
.
Jakarta (9/9) – Komite II DPD RI Tinjau Lokasi Perikanan Pulau Panggang di Kepulauan Seribu, hadir Wakil Ketua Komite II DPD RI Bustami Zainudin didampingi Anggota DPD RI Dapil DKI Jakarta Fahira Idris meninjau lokasi perikanan serta berdialog dengan nelayan keramba apung Pulau Panggang, Kepulauan Seribu dalam rangka advokasi persoalan yang dialami oleh nelayan.
.
Kunjungan Pimpinan dan Anggota Komite II DPD RI ini dilakukan dalam rangka menindaklanjuti surat permohonan audiensi para nelayan agar dapat berdialog langsung dengan DPD RI mengenai peningkatan kualitas sektor perikanan melalui pelatihan dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM), penguatan usaha budidaya perikanan, hingga kebutuhan teknologi tepat guna (TTG) untuk penguatan kapasitas produksi.
.
“Pada pertemuan kali ini kami membantu menyerap aspirasi kebutuhan masyarakat untuk meningkatkan sektor perikanan di Pulau Panggang dengan harapan dapat kami teruskan ke kementerian mitra kerja terkait agar memperoleh solusi terbaik bagi semua pihak,” tegas Bustami Zainudin.
.
Dalam kegiatan tersebut, para nelayan menyampaikan aspirasi dan permasalahan yang dihadapi oleh mereka kepada Bustami Zainudin dan Fahira Idris. Salah satunya adalah seorang nelayan keramba ikan kerapu yang bernama Dedi. Ia mengeluhkan sulitnya memasarkan ikan hasil tangkapan semenjak pandemi Covid-19.
.
“Selama pandemi penjualan ikan sangat minim malah tidak ada sama sekali dikarenakan restoran dan rumah makan tutup, sehingga kami menyandarkan dari bantuan pemerintah untuk UMKM,” tuturnya.
.
Selain itu, sejumlah kendala yang dihadapi kelompok pembudidaya ikan selama pandemi Covid-19 juga disampaikan kepada Komite II DPD RI. Di antaranya terkait kesulitan pemasaran ikan kerapu akibat adanya pembatasan sosial terhadap restoran dan rumah makan, serta kendala faktor alam terjadinya perubahan cuaca saat musim hujan.
.
Selain itu, mereka juga mengeluhkan adanya tumpahan minyak mentah yang mencemari perairan di sekitar Pulau Pabelokan. Masalah limbah minyak mentah di laut Pulau Pabelokan. Limbahnya sampai Pulau Panggang sehingga menyebabkan ikan mati.

 

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply